Pembukaan acara “29th Annual Meeting NLR Supported Leprosy Control Program in Indonesia” oleh ibu Direktur P2P Menular Langsung Ditjen P2P Kemenkes. – at Golden Tulip Bayview Hotel & Convention – Bali

View on Path

Membangun Jejaring TB melalui Konsolidasi dengan Organisasi Profesi

Diskusi antara Kemenkes (dr Eka), Dinkes Prov Sulut (dr Hendrik Tairas), dan IDI Wilayah Sulut (dr Fandy Gosal, SpPD)
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara (dr Jemmy Lampus M.Kes) bersama Direktur P2P Menular Langsung (dr Wiendra Waworuntu, M.Kes)
foto bersama Direktur P2P Menular Langsung dengan peserta pertemuan
Dalam pertemuan Konsolidasi Lintas Program dan Lintas Sektor Pengendalian Tuberkulosis di Bapelkes 15 Agustus 2016 yang dihadiri oleh Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Ditjen P2P Kementerian Kesehatan dr Wiendra Waworuntu, M.Kes, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr Jemmy Lampus, M.Kes,dr Eka dari Kementerian Kesehatan, dan dari berbagai Organisasi Profesi Kesehatan (IDI, IAI, PPNI, IBI); telah dirancang nota kesepahaman antara Dinas Kesehatan dan Organisasi Profesi dalam pencegahan dan pengendalian Tuberkulosis di Sulawesi Utara. 

Tantangan program P2P Tuberkulosis di Sulawesi Utara masih tinggi; di antaranya adalah masih kurangnya peran praktik swasta dalam penemuan kasus, pencatatan, pelaporan, dan tatalaksana kasus yang sesuai standar. 

Oleh karenanya diharapkan pertemuan ini dapat menjadi salah satu yang menjembatani antara Dinas Kesehatan dan Organisasi Profesi, sehingga terbentuk tim Public Private Mix (PPM) di kabupaten kota. 

Peningkatan Kapasitas Pengelola HIV Sulut 2016

Sejak terlaporkan pertama kali di Sulawesi Utara pada tahun 1997, tercatat adanya rata-rata penambahan kasus HIV/AIDS sebesar 18-25 kasus setiap bulannya. Sampai dengan bulan Februari 2016 tercatat ada sebanyak 2007 kasus yang tersebar di 15 kabupaten kota yang ada di Sulawesi Utara.

Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan adanya penguatan SDM Kesehatan baik yang ada di Dinas Kesehatan Kabupaten Kota dan Puskesmas, agar dapat memberikan memberikan pelayanan yang bermutu dan komprehensif pada orang dengan HIV AIDS (ODHA), dengan memegang prinsip tiga pilar tujuan program pencegahan dan pengendalian AIDS, yakni zero new casezero death, dan zero discrimination.

Oleh karenanya, Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara menyelenggarakan pertemuan :

  1. Peningkatan Kapasitas Pengendalian HIV dan IMS, yang dilaksanakan di SwissBell Hotel Manado pada tanggal 20-22 Juni 2016.
  2. Peningkatan SDM Konselor HIV, yang dilaksanakan di Ruang Pertemuan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara pada tanggal 23-25 Juni 2016.

Pertemuan ini dihadiri oleh petugas pengelola program AIDS di Dinkes Kab/Kota, petugas Puskesmas, dan dari NGO.

Pertemuan Peningkatan Kapasitas Pengendalian HIV IMS , dibuka oleh Sekretaris Dinas Drs Djonni Matali Apt, didampingi oleh Kepala Bidang Bina PMK dr Hendrik Tairas dan Kepala Seksi Bimdal Wabah dan Bencana. Lokasi : SwissBell Hotel Manado
Pertemuan Peningkatan SDM Konselor HIV dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara dr Jemmy Lampus M.Kes didampingi oleh Kepala Seksi Bimdal Wabah dan Bencana. Lokasi : Dinkes Prov Sulut .

Narasumber pertemuan ini adalah dr Agung Nugroho SpPD, dr Early Ombuh, dan dari Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Utara; dengan materi terkait Kebijakan P2P AIDS, Situasi HIV AIDS di Sulut, Informasi Dasar HIV, Informasi Dasar Tuberkulosis, Kolaborasi TB-HIV, IMS, Tatalaksana HIV, serta Konseling dan Testing.

Selebihnya tentang HIV bisa dilihat di tautan ini.

 

 

Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD)

 

Hand Foot and Mouth Disease, atau yang lebih dikenal dengan singkatan HFMD, penyakit yang lagi naik daun saat ini. Seperti apa HFMD itu? Berikut ulasan awamnya.

 

1      PENYEBAB

Terutama disebabkan oleh infeksi Enterovirus, termasuk didalamnya adalah polioviruses, coxsackieviruses, echoviruses, and enteroviruses. Penyebab tersering adalah Coxsackievirus A16 (CA16) dan Enterovirus 71 (EV71).

 

2      PENULARAN

HFMD sangat menular.

Penularan terjadi dari satu orang ke orang yang lain melalui kontak dengan cairan/sekret hidung dan tenggorok (seperti liur, sputum, cairan hidung), baik kontak langsung ataupun lewat udara (melalui bersin atau batuk), dan juga dapat terjadi melalui kontak dengan cairan dari blister atau tinja penderita.

Penyakit ini tidak ditularkan dari hewan.

Negara dengan laporan peningkatan kasus HFMD adalah Tiongkok, Jepang, Hongkong, Korea, Malaysia, Singapura, Thailand, Taiwan, dan Vietnam.

 

3      GEJALA DAN TANDA

HFMD adalah penyakit infeksi virus yang umumnya menyerang anak berumur dibawah 10 tahun terutama bayi dan anak balita, walaupun kadang dapat terjadi pada orang dewasa.

Masa inkubasi adalah 3-7 hari.

Gejala yang muncul biasanya diawali dengan demam, kurang nafsu makan, sakit tenggorokan, dan malaise. Setelah itu akan muncul luka di mulut yang nyeri, awalnya bercak kemerahan yang kemudian berkembang menjadi ulkus.

Gejala lain yang timbul adalah munculnya bercak kemerahan (rash) dengan blister pada telapak tangan dan kaki penderita. Rash ini juga dapat muncul pada area lutut, siku, pantat, atau area genitalia penderita.

 

 

4      KOMPLIKASI

Penyakit ini biasanya sembuh sendiri dalam 7-10 hari walaupun tanpa pengobatan.

Komplikasi jarang terjadi. Kemungkinan komplikasi yang dapat muncul adalah dehidrasi, viral meningitis, ensefalitis, gangguan neurologis, dan lepasnya kuku tangan dan kaki yang reversible.

 

5      PENGOBATAN

Tidak ada pengobatan spesifik untuk penyakit ini. Pengobatan yang diberikan hanya simptomatis. Penderita disarankan untuk banyak minum air.

 

6      PENCEGAHAN

Tidak ada pencegahan khusus. Tidak ada vaksin untuk penyakit ini.

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) seperti cuci tangan pakai sabun (CTPS) dapat menurunkan risiko penularan. Hal lain yang dapat dilakukan adalah sering mencuci mainan anak.

 

 

Referensi :

  1. http://www.wpro.who.int/mediacentre/factsheets/fs_10072012_HFMD/en/
  2. http://www.cdc.gov/hand-foot-mouth/about/index.html
  3. http://www.depkes.go.id/development/site/jkn/index.php?cid=1823&id=penyakit-tangan-kaki-mulut-(ptkm).html
  4. http://pppl.depkes.go.id/berita?id=1372